==CAHAYA KELAHIRAN==

gIVE iNSpIraTion….

Surat Dari Seorang Ibu Di Gaza

Posted by lidyacahayakelahiran on January 23, 2009

Berikut  dari www.hizbut-tahrir.or.id

assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Akhwat dan Ikhwan sekalian yang saya cintai, pada kesempatan ini saya ingin mengirimkan salam dari akhwat dan ikhwan di Gaza. Dengarlah situasi yang kami hadapi dan ceritakan ini pada semua orang yang anda kenal dan tidak anda kenal.

Ketika Zionis menyerang kami tanggal 27 Desember 2008, sebenarnya mereka tidak hanya menyerang Hamas, dan kaum muslimin di Gaza, tapi mereka menyerang umat Islam keseluruhan. Mereka menyerang Islam dengan harapan bahwa mereka akan dapat melemahkan dan akhirnya menghancurkan Islam dan umat Muhammad SAW.

Dan mereka tidak akan pernah berhenti di sini. Mereka ingin merampas Al Aqsa yang kita cintai, mereka ingin Tepi Barat dan percayalah kepadaku jika saya katakan bahwa mereka ingin seluruh Timur Tengah.

Namun mereka tidak akan pernah berhasil. Mereka tidak akan pernah bisa memadamkan cahaya Allah. Insya Allah.

Situasi yang kami hadapi ini sungguh-sungguh mencekam tetapi Iman kami masih kuat Alhamdulillah, walaupun kami tidak memiliki air, dan apabila memang ada, maka air itu sudah tercemar dan mengandung penyakit. Kami tidak memiliki uang untuk membeli air mineral. Apabila kita menemukan uang untuk membeli dari penjualnya maka sangat berbahaya bagi kami untuk bepergian untuk mendapat pasokan air yang baru. Kami tidak memiliki gas, dan kami sudah tidak memilikinya selama empat bulan terakhir. Kami memasak sedikit makanan yang kami masak dengan api yang kita telah pelajari untuk mempersiapkannya.

Semua pria disini telah kehilangan pekerjaannya. Saat ini mereka menghabiskan waktu di rumah. Suami saya dapat menghabiskan waktu sehari pergi dari satu tempat ke tempat lain hanya untuk mendapatkan air yang sangat kami perlukan. Dia biasanya kembali dengan tangan hampa. Tidak ada sekolah, tidak ada bank dimana kita dapat menarik uang. Hanya sedikit rumah sakit yang buka bagi orang-orang yang terluka. Anda selalu menyadari risiko yang akan anda hadapi ketika anda keluar rumah dan ketika Anda berada dalam ruangan. Mereka mengenakan jam malam kepada kami antara jam 1-4 sore. Mereka bilang, kita dapat keluar dengan aman untuk mendapatkan kebutuhan kami, tapi itu adalah dusta. Mereka seringkali punya kesempatan untuk menambah syuhada ke dalam daftar mereka.

Sehari kami makan nasi dan keesokan harinya kami makan roti. Daging dan susu adalah barang mewah. Mereka menggunakan bahan kimia di daerah-daerah perbatasan. Mereka tidak hanya membunuh kami dengan peluru dan tank-tank dan pesawat-pesawat B52, tetapi juga mereka membunuh kami secara perlahan dengan membuat anak-anak kami kelaparan, yang menyebabkan munculnya penyakit yang sulit digambarkan yang disebabkan bahan kimia itu dan mereka tertawa atas penderitaan kami yang berkepanjangan dan tak tertahankan ini.

Tapi atas semua hal ini kami diberitahu bahwa orang-orang berdemonstrasi di seluruh dunia. MashAllah, kenyataan bahwa Anda pergi ke kedutaan-kedutaan besar dan meninggalkan rumah Anda benar-benar membuat kami merasa bahwa kami tidak sendirian dalam perjuangan ini.

Tapi Anda dapat pulang pada malam hari dan mengunci pintu. Kami tidak dapat melakukan itu. Saya harus meninggalkan rumah saya di lantai dua setiap malam dan tinggal dengan kakak saya di lantai dasar. Karena seandainya terjadi serangan, kami bisa cepat-cepat keluar dari lantai dasar.

Tetapi umat bertanya-tanya di manakah tentara kaum Muslim? Di manakah kemenangan? Dan di manakah pemimpin sejati kita yang akan menyelamatkan kita dari kematian? Di manakah tentara Salahudin Ayubi? Jangan berharap pada PBB, mereka mengakui Israel sebagai sebuah Negara pada tahun 1949 dan mengunci nasib kami menjadi seperti pada hari ini. Jangan menoleh ke Amerika atau Inggris, bukankah mereka yang menyerbu ummat Islam di Irak dan Afghanistan? Panggilah para tentara di Mesir, Syria, Turki, Arab Saudi, dan Pakistan. Di manakah tentara Bangladesh, Negara-negara Teluk, Indonesia dan Libya? Apakah mereka cukup hanya menonton para wanita menjerit meminta pertolongan ketika musuh mengubur anak-anak kecil kami? Apakah kuping mereka tuli hingga tidak bisa mendengar jeritan saudaranya para ikhwan dan akhwat? Bukankah kami memiliki hak untuk makan dan minum dengan selamat dan aman. Bukankah kami juga punya hak untuk tertawa dan hidup dengan memiliki harapan?

Ya, kami lelah. Ketika kami mendengar suara roket dan bom dan melihat pesawat-pesawat yang terbang sangat rendah menghampiri gedung-gedung tempatkami berada, saya berteriak sementara anak-anak dan suami saya merasa putus harapan. Para ikhwan akan tahu seperti apa rasanya ketika merasa putus asa untuk bisa melindungi kehormatan dan kehidupan keluarga Anda. Ada sesuatu yang membunuh dia dari dalam. Kami sering bertanya-tanya kapan mereka akan menjual tanah kami dengan harga murah, apakah serangan ini akan merenggut nyawa seribu atau dua ribu orang. Kami masih menunggu dan melihat. Orang-orang Israel sudah merencanakan di tempat mana mereka akan buat pemukiman baru di Gaza. Seperti inilah keadaan kami.

Tapi dalam semua kejadian ini, tidak ada yang lain selain Allah SWT yang dapat menyelamatkan kami. Jangan lupakan kami karena saat ini Anda semua adalah yang kami miliki. Sedekah anda tidak kami terima, dan ketika mereka membuka perbatasan maka sedekah itu hanya diterima segelintir orang saja yang tidak tahu harus berbuat apa karena akan beresiko bagi hidup kami hanya untuk membeli makanan. Mereka akan membunuh siapapun, siapapun apakah dia adalah anak umur lima tahun yang sedang membawa makanan untuk keluarganya. Kami ingin hidup dari keringat kaum laki-laki kami, bukan dari keringat orang lain karena kami sedang sekarat.

Terus lakukan pekerjaan yang Allah perintahkan dan berdoalah untuk kemenangan yang akan segera datang dan menyelamatkan ummah di segala tempat. InshAllah.

Semoga Allah SWT membuat kami teguh dalam din ini, selama masa perjuangan ini dan selama masa kemudahan. Ya Allah, berilah kemenangan kepada kami segera dan segeralah tegakkan kembali Islam sebagai otoritas yang dengannya kami hidup, Ya Allah, kirimlah kepada kami anak-anak Salahudin, bala tentara Islam untuk menyelamatkan ummat Muhammad SAW dari penindasan di mana kita hidup. Ya Allah lindungilah anak-anak kami dan usirlah kaum zionis dari tanah kami. Ya Allah, hari ini saksikanlah pada hari ini kami telah meminta pertanggung jawaban para pemimpin kami, kami berdoa semoga Engkau segera mengembalikan kepada kami seorang pemimpin sejati, seorang Khalifah. Amin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Saudaramu Ummu Taqi

Posted in Inspirasi | 2 Comments »

ayo dukung penerapan syariah,,,,kehancuran kapitalisme di depan mata…

Posted by lidyacahayakelahiran on November 5, 2008

mungkin banyak orang bertanya apa khilafah? apa mirip sama khilaf…

lebih mudah dimengerti….klo teman2 sering denger khalifah…(example abu bakar, umar, usman) lha khilafah itu sistem yang dipimpin khalifah, yang menerapkan syariah secara kaffah. aturan Allah yang maha Indah…

gimana , setuju?

sekarang terlihat sudah gerbang kehancuran amerika dengan kapitalismenya…

bahkan di harian republika hari ini tertulis judul “amerika mulai melirik sistem keuangan syariah “(entah keuangan syariah yg bagian mana)…

tetapi kita harus optimis dan memberi dukungan nyata menyambut tegaknya syariah,,,

Syariah , Aturan dari Allah yang Maha Tahu yang terbaik untuk makhluqnya …

Posted in Oase Da'wah | 3 Comments »

1 tahun pernikahan, so sweet

Posted by lidyacahayakelahiran on November 4, 2008

Alhamdulilah…

tak terasa,,,, sudah 1 tahun pernikahan ku ma suami …

so..sweet..ternyata menikah memang barakah, indah luar biasa..

mau nyusul?

capai pernikahan barakah dengan proses sebelum menikah… dan saat menjalani pernikahan sesuai syariah

Posted in PernikahanQ | 2 Comments »

kRITIK mANIS, kRitik Pedas

Posted by lidyacahayakelahiran on June 14, 2007

Kritik Manis,Kritik Pedas
Seperti juga Kripik ada yag pedas ada yang manis.
Kita tidak bisa menuruti keinginan semua orang yang berbeda-beda bahkan terkadang bertentangan antara keinginan yang satu dengan yang lain.

Seperti saat mengisi kajian/ training. Saat itu objek yang dihadapi masih usia smp-smu.Beberapa mbak-mbak panitia yang usianya 25 tahun ke atas mengkritik materinya terlalu banyak lucunya, terlalu banyak cerita. Tapi adik-adik justru mengkritik supaya lebih rame, lebih banyak cerita . Nah lho…yang musti diturutin yang mana?
Di kesempatan lain, di kajian rutin salah satu smp yang diisi teman-teman KiaSs dari kesan, saran dan kritik yang terkumpul di kelas yang sama dengan pemateri yang sama. Ada yang bilang, mbaknya lebih tegas supaya suasana kelas tenang.Tapi yang lain bilang" kurang rame, mbaknya terlalu teges alias kejam, kita ngomong gak boleh mbak…".Ada yang bilang,"dibanyakin cerita-ceritanya ya mbak…".Tapi ada yang bilang juga, " mbaknya jangan terlalu banyak cerita, nanti kita ngantuk"
Wadaw…

Mungkin di sini yang dibutuhkan komunikasi dan proporsional.
Tapi yakinlah jika kita berada di jalan lurus Alloh.Maka Alloh akan menolong kita. Dan menyuruh penduduk langit dan bumi untuk mencintai kita. Sebaliknya saat kita keluar dari jalanNya. Dan <naudzubillah> kita menjadi hamba yang munafik, fasik maka Alloh akan mengumumkan pada langit dan bumi untuk membenci kita.

Ada banyak kisah.
Banyak teladan yang diberikan Rasul dan para sahabat.

Saya jadi teringat tentang kisah Usamah bin Zaid, putra Zaid bin Haritsah. Yang saat diangkat menjadi pimpinan, banyak yang membicarakan karena dianggap tidak pantas. Namun Rasululloh memberi pemahaman yang lurus bahwa kita tidak boleh melihat dengan pesimis hanya karena hal tertentu sehingga menilainya menjadi subjektif. Karena kita punya standar dalam hal menilai yakni syara’dalam hal ini ketaqwaan.

Atau bahkan Rasululloh sendiri sempat ‘dibicarakan di belakang’ oleh Anshor  pasca kemenangan kaum muslimin di perang Hunain.Rasululloh mengembalikan harta ghanimah kepada Malik bin ‘Auf  saat Malik <pemimpin kaum Hawazin yang menyerang kaum muslimin sehingga pecah perang hunain> menyatakan dirinya muslim bahkan ditambah dengan 100 unta.Tak hanya Malik, muallaf yang lain pun diberlakukan demikian. Sungguh, Rasululloh berada di puncak kearifan dan kedermawanan. Tapi beberapa sahabat Anshor membicarakan di belakang dan tidak puas dengan apa yang dilakukan Rasul.
Maka dipanggillah Sa’ad Bin Ubadah, pemimpin kaum anshor.Dan ternyata sa’ad bersikap sama dengan kaumnya. Maka RASUL memerintahkan Sa’ad untuk mengumpulkan kaum Anshor.Dan disadarkan kembali tentang bagaimana keadaan Anshor dalam kesesatan sebelum Hidayah Alloh datang pada mereka.Dan Rasul sangatlah mencintai Anshor. Dan menyadarkan untuk lebih memilih Rasul dibanding harta.Belum selesai pidato Rasul, Kaum Anshor menangis dengan tangisan yang dasyat. Air mata mereka membasahi jenggot mereka. Subhanalloh.

Ada kisah Umar yang dikritik seorang wanita di depan banyak orang. Tapi toh Umar menerimanya karena yang disampaikan sesuai dengan Syara’ dan Umar adalah orang yang sangat takut menyalahi syara’.

Terkadang apa yang kita lakukan, tanggapan dari orang tidak selalu sesuai dengan maksud dan keinginan kita. Apalagi jika sudah tertanam hal yang negatif, sehingga penilaian tidak objektif. Saya sendiri sedang berusaha untuk menjadi orang yang terbuka akan kritik dan senang terhadap kritik sebagaimana Umar Bin Khattab.

Tapi kritik tidaklah bisa ditelan mentah-mentah harus dikembalikan pada syara’. Jelas kita harus melakukan intropeksi. Siapapun yang mengkritik kita, yang membangun dan membuat lebih baik  jelas harus dijadikan masukan yang positif. Yang tidak membangun justru membuat jauh bahkan melanggar syara’ lupakan saja.

Dulu, saat masih aktif di organisasi di SMU saya. Adik angkatan saya yang akhwat mengadukan tentang ikhwan yang semena-mena dalam mengambil keputusan, tidak mau mendengarkan saran akhwat, bahkan berjalan sendiri, terlalu keras saat amar ma’ruf, dan bla..bla…
Yang ikhwan juga merasa hal yang demikian pada akhwat.

What’s the problem?
karena dua-duanya punya sentimen negatif masing-masing. Sehingga penilaiannya menjadi tidak objektif tapi sudah disertai dengan bumbu-bumbu sentimen yang tidak sehat.

Waktu angkatan saya sebenarnya juga terjadi hal yang demikian–pada beberapa orang–. Jadi misalnya saat akhwatnya yang menerbitkan buletin dulu—para akhwat menganggap ikhwan terlalu lamban—maka ikhwannya bilang tulisan akhwatnya gak mutu dan bla..bla..Sebaliknya saat ikhwannya yang menerbitkan akhwatnya juga bilang tulisannya aneh ,jelek ,kurang ini kurang itu. Untunglah pak Ketum– saat itu akhi Miftahul Huda– adalah orang yang sangat bijaksana dan objektif. Beliau menilai dengan objektif. Buktinya apa?Beliau tetap memberi kritik pada hal-hal yang memang perlu dikritik dan solusinya. Dan juga memberi ‘reward’ pada hal-hal yang memang secara objektif bagus.Bukan malah saling menjatuhkan. Karena mau jadi organisasi amar ma’ruf nahi munkar yang bagaimana kalau saling menjatuhkan. Dan menutup telinga rapat-rapat dari kritik yang membangun.

Kritik pedas akan menjadi manis jika disampaikan dengan ma’ruf. Dan tidak menjatuhkan bahkan menghina dan menyakitkan hati.Tetapi membangun , ini bisa dilihat jika kritik yang dilontarkan muncul dari pengamatan yang mendalam bukan hanya kesimpulan sementara apalagi hanya dugaan. Dan tentu saja kritik tersebut disertai dengan solusinya.

wallohu a’lam.

Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Jatuh Cinta dan Cinta

Posted by lidyacahayakelahiran on May 22, 2007

Teman saya menulis  di blognya,bahwa jatuh cinta tidak membuat orang menjadi dewasa. Saya sangat sepakat dengan hal itu apalagi kemudian jatuh cinta justru mengarahkan kepada kemaksiatan .

Saya sendiri merasakan,saat jatuh cinta pada harta , tahta , dan manusia . Justru membuat kita terjebak pada takut kehilangan , terlalu mencintai dan akhirnya jatuh pada yang dinamakan  hubbun dunya , cinta dunia dan takut mati .  Semakin mahal barang kita semakin takut rusak , kehilangan . Bahkan akhirnya jadi pelit . Cinta pada kedudukan dan citra dihadapan orang juga membuat kita kelabu . Obsesi-obesi untuk dihargai ‘ lebih ‘ oleh orang lain , kedudukan ini itu membuat kita jauh dari yang bernama ‘keikhlasan’ .
Dan juga jatuh cinta pada manusia , sampai pada suatu waktu saya merasa trauma ‘ untuk jatuh cinta lagi’ . Pasalnya hanya membuat pikiran seputar dia , bahkan terkadang melebihi cinta kepada Alloh . Naudzubillah .

Maka kalaupun jatuh cinta . Itu fitrah . Dan kita pun tak seharusnya mematikannya .Tapi memanagenya dengan baik

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.
Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat
di sepertiga malam terakhirmu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang
menyeru manusia kepada-Mu.
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.
Ya Allah Engaku mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.
(As-Syahid Syed Qutb)
Tapi ada cinta yang justru membuat kita dewasa . Perbaikan luar biasa . Totalitas hidup . Klo kita menyebutnya jatuh cinta mungkin kurang tepat .Karena klo di Bahasa Indonesia jatuh , include makna di dalamnya ke bawah . Karena klo kita bicara “ jatuh ke bawah “ itu termasuk kalimat tidak efektif . Karena jatuh pasti ke bawah .

Maka saya lebih suka menyebutnya cinta saja . Karena dia harus dipupuk dan ditumbuhkan dengan semakin mengenal Yang dicintai . Dan cinta ini tidak akan membuat orang ke bawah . Sempat di salah satu sesi kajian , ada yang bertanya pada saya , bagaimana kita bisa mencintai Rasul , padahal bertemu pun tak pernah apalagi melebihi cinta kita pada diri kita sendiri ?

Maka jawabnya adalah dengan semakin mengenal sosok Beliau , pengorbanan Beliau , dan kecintaan beliau terhadap kita , umatnya.

Begitu pula dengan cinta pada Alloh , yang seharusnya menjadi cinta teratas . Tidak ada yang lebih baik dari cinta kepada Alloh . Karena Allohlah yang telah memberi kita hidup  , nikmat yang tak terhitung , pelajaran 2 berharga , pengampunan seluas samudera , dan banyak hal yang tidak kita ketahui .     Cinta yang selalu terbalas, tak pernah bertepuk sebelah tangan  . Dengan balasan yang melimpah .

Bukan cinta namanya klo tidak ada pembuktian
Bukan cinta namanya klo tidak ada pengorbanan
Karena cinta tidak hanya di bibir
Tak pula hanya di hati
Karena cinta  lebih pada perilaku diri

Ada sebuah kisah tentang totalitas cinta yang dicontohkan Allah lewat
kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, meski langit telah mulai
menguning,burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.
Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, "Wahai
umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka
taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, sunnah
dan Al Qur’an. Barang siapa mencintai sunnahku, berati mencintai aku dan
kelak orang-orang yang mencintaiku, akan bersama-sama masuk surga
bersama aku."
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang teduh
menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan
berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan napas dan tangisnya.
Ustman menghela napas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.
Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.
"Rasulullah akan meninggalkan kita semua," desah hati semua sahabat kala
itu.Manusia tercinta itu, hampir usai menunaikan tugasnya di dunia.
Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan sigap
menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar.
Saat itu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan
detik-detik berlalu, kalau bisa. Matahari kian tinggi, tapi pintu
Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang
terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah
kurma yang menjadi alas tidurnya.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan
salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak
mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah
yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata
dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah aku
ayah, sepertinya ia baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah
lembut.Lalu, Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang
menggetarkan. Satu-satu bagian wajahnya seolah hendak di kenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang
memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah,
Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa
Jibril tak ikut menyertai. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya
sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan
penghulu dunia ini.
"Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?" Tanya Rasululllah
dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para
malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti
kedatanganmu," kata jibril.
Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh
kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?"
"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah
berfirman kepadaku: ‘Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat
Muhammad telah berada didalamnya," kata Jibril.
Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh
Rasulullah ditarik Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."
Lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya
menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka. "Jijikkah kau
melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada
Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang tega, melihat kekasih Allah
direnggut ajal," kata Jibril.
Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tak
tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat niat maut ini, timpakan saja semua
siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku." Badan Rasulullah mulai
dingin, kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi. Bibirnya bergetar
seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya.
"Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan
santuni orang-orang lemah di antaramu."
Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling
berpelukan.Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali
mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"
Dan, pupuslah kembang hidup manusia mulia itu. Kini, mampukah kita
mencinta sepertinya? Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa salim
‘alaihi

Dan cinta kepada yang lainnya hanya karena Alloh. Karena ketaqwaan mereka pada Alloh.
I LOVE ALLOH , RASULULLOH
I love u fren coz Alloh
With so much love

Posted in Uncategorized | 7 Comments »

For All My Fren

Posted by lidyacahayakelahiran on February 25, 2007

Lucu1_3 Di semilir angin yang berhembus
Mengikuti perintahNya
Di bawah naungan indahnya lembayung senja
Ingin kulihat engkau dalam kekokohan
Memegang Syariat dari Yang Maha Indah
Memang memegang Syariat
Sepanas memegang bara api
Begitu ucapan Rasul yang mulia
Tapi teriring dalam do’aku
Semoga kita mampu melakukannya
Dan moga kita bersua kelak
Di Jannah Robb yang indah

Sebait kata kelu kuucapkan
Dan tentu tak sebanding dengan yang kalian beri padaku

Thanks 4 all inspiration , motivation and advice
For All My Friend who I can’t told one by one

Posted in Uncategorized | 1 Comment »

NO TITLE

Posted by lidyacahayakelahiran on February 8, 2007

Cinta itu menjaga
agar tetap berada di jalan yang lurus

Posted in Inspirasi | 6 Comments »

Life Beautiful

Posted by lidyacahayakelahiran on December 13, 2006

Kemaren Jum’at tanggal 1 Desember, sepulang dari smp 16 , biasanya bareng anak2 KiaSs syuro di masjid Al-Hikmah UM . Tapi kemaren tak seperti biasanya , karena ada saudara di Sidoarjo yang mau berangkat haji. Walhasil saya dan keluarga pergi ke sana . Karena meskipun memberi tak selalu menerima dan menerima tak selalu memberi <gak bingung khan?> . Waktu ibu dan bapak mau pergi haji 2 tahun yang lalu saudara-saudara juga menyempatkan untuk mengunjungi sekedar memberi doa < atau juga minta didoakan > . Tapi saya gak akan bercerita tentang perjalanan haji yang excited. Mungkin di lain kesempatan .

Yang unik dalam perjalanan keluarga , dimana sebetulnya saya sih gak suka perjalanan jauh.Tapi dalam perjalanan itu saya bisa sharing banyak dengan ortu.Apalagi mobilnya kena macet 2 jam di Tol porong , lapindo effect . Sharing dengan suasana yang BEDA. Hal yang gak didapat di hari-hari biasa . Kesibukan kadang memakan semua .sharing tentang banyak hal, tentang silsilah keluarga , tentang masalah-masalah yang ada dalam keluarga besar . Mengingat kenangan beberapa puluh tahun yang lalu. Karakter-karakter saudara-saudara . Sampai ke ide-ide penegakan syariat . Bapak saya ngomong pas ada dirumah saudara sambil menikmati panasnya pagi < yah..gimana ya , di sidoarjo jam 7 pagi panas banget,lagi-lagi Lapindo effect he..he.. kemarennya di Surabaya , jam 11 malam minum es teler > "Sebenernya memang bener khilafah akan berdiri bla…bla…. "ini yang bilang bapak saya dan beliau juga setuju dengan upaya penegakan khilafah.

Bapak saya itu NU tulen bahkan termasuk pengurusnya . Ibu saya juga begitu. Tapi beliau sangat tidak setuju dengan perpecahan umat Islam yang saling menyalahkan dan menjatuhkan satu sama lain.Bahkan pernah dalam satu kesempatan , perkumpulan NU yang muslimah , dalam suatu diskusi .Ada satu kelompok yang begitu memojokkan HT <Harakah yang sekarang menjadi kendaraan pilihan saya untuk da’wah jama’i> karena dianggap ‘merampas’ kader-kader NU . Lha, disitulah ibu saya ngasih penjelasan bla..bla..tentang HT dan tentang ukhuwah Islamiyah . Makanya saya itu paling gak respect klo da aktifis yang saling nyalahin harakah lain.Menjegal aktifis gerakan lain. Menjatuhkan , menfitnah , menyingkirkan dengan ‘halus’<maksude ditaruh di posisi gak penting > .

Trus hikmahnya juga , saya tuh paling suka waktu ke sidoarjo karena ada 1 keluarga yang buat saya sangat mengagumkan . Cobaan yang menghantam di keluarga ini betul-betul luar biasa . Pasca meninggalnya sang kepala keluarga .Hanya selang beberapa bulan –kurang lebih insyaAlloh–sepupu saya cewek , yang merupakan anak ke3 dari keluarga itu , yang seusia dengan saya meninggal dunia dengan mengejutkan. Hanya beberapa hari sakit.Sebelumnya sehat-sehat saja .Gak nunjukin gejala apapun. Tapi , ya Alloh.klo lihat wajah ibunya tegar banget<pasca ditinggal suami dan anaknya berturut-turut>.Wajah 4 bersaudara itu juga < jadi ceritanya nih keluarga 5 bersaudara , yang meninggal no.3> asli tegar sekali. Jadilah yang menjadi kepala keluarga anak no.1 <dia co>. Dengan ekonomi keluarga yang pas-pasan tentu harus banting tulang . Yang unik terletak di anak no.2 < yang ini juga co> —usianya sekitar 3-4 tahun di atas saya — kerja kerasnya luar biasa . Baktinya ke ortu sangat . Dan kreatif banged . Anak seumuran dia , di sekitar kita bisanya minta uang ke ortu dan have fun gak jelas . Tapi dia sudah bisa jadi tulang punggung keluarga dengan bekerja dengan ‘cerdas’ . Jadi ceritanya yang lebih bisa digantungin jadi kepala keluarga ya anak no.2 ini .

Dan satu lagi dari perjalanan itu , bersyukur baget deh tinggal di Malang . Udaranya tuh bener pas. Meski mulai panas juga. Yang pasti klo mandi masih kerasa mandi. Beda banget ma di surabaya jam 12 malam orang-orang di jalan , maaf, pada gak pake baju .

Oh ya yang terakhir , besok sabtunya ketemu sama anak-anak kiaSs-gals di acara rutin bulanan REMIND < refresh your mind> rasanya kangen banget ma mereka .He..he.. padahal cuma satu hari gak ketemu.Seneng banged…dan lucunya ada akhwat yang tanya …lho katanya dari sidoarjo , ada saudara yang meninggal ya ? …waduh mbak…gak meninggal koq, ada yang berangkat haji , klo meninggal terus habis saudara saya…

Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Poligami…stt…

Posted by lidyacahayakelahiran on December 13, 2006

Pas buka detik.com
tak seperti biasa , beritanya poligami sekalee. Mungkin karena baru-baru ini ada salah satu ustadz yang berpoligami < he..he…seluruh Indonesia juga sudah tahu kali > Aa’ Gym da’i sejuta sms . Tapi yang bikin gak fair , poligami menjadi bahasan buat ngenyokong ide-idenya aktifis feminis.Yang sebenarnya tak ada logika <kaya lagunya Agnes monica adjah>.
Di headline ," poligami, tertekannya istri masuk KDRT" . Wah ..UU KDRT < uu Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dibalut semanis madu padahal beracun >

Kembali ke masalah poligami , seperti di katakan di banyak infotainment ,masih banyak pro dan kontra. Si rieke diah pitaloka , bilang " seorang istri yang dipoligami bilangnya ikhlas , hanya membunuh rasa kemanusiannya sendiri " wedew bahkan menganggap sama poligami dengan kawin kontrak.

"wanita mana yang rela dipoligami "
mungkin itu alasan yang sering dilontarkan khususnya kaum hawa .
Sebenarnya di zaman Rasul , para sahabat juga rata-rata berpoligami . Dan istri-istri mereka  rela , ridho bukan karena sisi kemanusiaan mereka dibunuh. Tapi justru ditumbuhkan . Sisi sebagai manusia yang tahu bahwa poligami yang diperbolehkan < bukan diharamkan seperti kawin kontrak, tapi juga bukan diwajibkan , jadi ada pilihan utuk melakukannya atau tidak> dalam syariat . Sisi kemanusian yang tahu bahwa jumlah perempuan beberapa kali lipat dibanding laki-laki . Dan yang paling penting tawakkal bahwa jodoh telah ditentukanNya.

Kembali ke syariat merupakan jalan yang tepat . Kalo menurut perasaan manusia, bisa ditambahi bisa dikurangi .

"Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[*], maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya."<TQs.Annisaa :3>
*Berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladeni isteri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang bersifat lahiriyah

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. "
<TQS.Albaqarah :216>

Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Ya Alloh Engkau sungguh Sempurna

Posted by lidyacahayakelahiran on November 27, 2006

20728745814931m 23 November 2006
Sempurna menyayangi makhluq-Nya
sempurna mengngatkan makhluq-Nya

Namanya manusia pasti pernah ngelakuin kekhilafan ,hiks…hiks . Dan biasanya orang lain bisa memaafkan tapi gak ada yang bisa bandingin Luasnya ampunan Alloh.Rasanya malu banget…hiks…hiks…

Pernah sampai suatu saat saya gak percaya sama yang namanya cowok / ikhwan  whatever lah….dan sampai pernah pula gak bisa percaya sama siapapun…sama siapapun di dunia ini.Tapi sekarang udah enggak kok.Yang pasti gak ada yang sebaik Alloh , ya iyalah^_^.Klo kita curhat sama Alloh sepuasnya gak akan khwatir bakal bocor kemana-mana . Gak akan khawatir diomongin di belakang . Gak akan khawatir Alloh membuka aib-aib kita . Klo kita salah kita diingetin sama Alloh.Dikasih cobaan supaya kita kembali sama Alloh. Klo hati kita sudah mulai menduakan Alloh kita ditegur dengan lembut dengan sedikit sentilan .

Hiks…hiks..bener katanya Raihan

when you falling love with someone
it’s smile with broken heart
only falling love with Alloh
the bonds of love survive

Bukan berarti gak boleh jatuh cinta sama sesama manusia < walah…^^>, tapi klo dinikmatin sebelum waktunya mang bener-bener kaya minum air laut .Makin diminum makin haus , dinikmatin sebelum waktunya yang saya maksud bukan berarti pacaran aja lho…itu iya.Trus yang lain misalnya membayangkan sama si dia kelak…weks padahal belum tentu jodohnya atuh . Saling memberi tahu perasaan masing-masing <meski cuma saling tahu ajah> .Ampe’ ada yang saling curhat …weleh..weleh….sms-sms gak penting<tapi koq dibales>….email-email gak jelas < tapi yo ditanggepin <aduh….jadi pernah merasa bersalah juga>.chatting-chatting gak bermaksud ….bilangnya cuma nolongin

Memang bener klo kehidupan co-ce itu seharusnya dipisah..sah…sah…kecuali dengan alasan yang syar’i.Lha ini yang biasanya dibuat-buat sendiri .Yang da’wahlah < kaya’ gak ada ladang da’wah yang sesama jenis atau sudah kegarap semua?sampai harus pindah ladang>.Maaf ya klo kelihatannya sinis.Gomen ne.Afwan.

Klo saran saya <ini juga saran untuk diri saya pribadi>,first, hentikan sudah omongan-omongan tentang lawan jenis.Yang ikhwan gak usah ngomongin akhwat .Yang akhwat juga gak usah ngomongin ikhwan . Wes abis ketemu ya udah gak usah dibahas sampai ke warna bajunya < gak ada urusan lain yang lebih penting ya?>.Coz biasanya klo gak ghibah ya fitnah klo gak fitnah ya jadi penyakit hati jadi gak bisa jaga hati . kedua Tundukan pandangan<QS.Annur 30-31>, ini susah banget.Beneran . Tapi ini perintah yang pasti kita sanggup melaksanakannya.Karena yang namanya ghorizah < naluri > datengnya dari luar jadi semakin sering ngeliat <maksudnya sengaja dilihat , ya khan???> semakin gak kebendung . Gak usah ada contact lewat apapun <sms , hp , telpon , email , ym> sama lawan jenis kecuali syar’i plus penting plus mendesak .Artinya meski syar’i klo bisa sama yang sesama ikhwan atau sesama akhwat kenapa harus ke lawan jenis.

Saya pun kembali FOKUS.POKUS.SOKUS < Walah ^_^>
Fokus kuliah.Fokus Da’wah.

Pegang aja …..ce yang baik untuk co yang baik.co yang baik untuk ce yang baik.Dan Alloh ngasih jodoh yang terbaik . Doanya yang kenceng^_^ . Pasti Alloh kasih yang terbaik .

special thanks to dita lupita sari  , arigatou gozaimasu, you are my best pren

Posted in Uncategorized | 4 Comments »

My MOST Favourite BLOGS UPDATE

Posted by lidyacahayakelahiran on November 15, 2006

Oh ya di fs ada beberapa blog favorit saya < maksudnya sering saya kunjungi …..LUMAYAN dapet ilmu baru>
oh ya…ini urutannya bukan berdasarkan frekuensi saya mengunjungi , random , acak adjah koq.

http://sholihin.blogs.friendster.com/ –> blognya kang oleh sholihin ,redaktur sobat muda , penulis best seller beberapa buku non fiksi seperti jangan jadi bebek , jangan jadi seleb , dll

http://humsyong.blogs.friendster.com –> Blog teman saya seangkatan, meski Beliaunya barusan’senang’ menulis.Tapi tulisannya bagus. Banyak Hikmah

http://naj-wa.blogs.friendster.com/my_blog/–>Blognya naj,anak TC ITS yang lumayan saya buka .Isinya ringan doi cerita tentang kehhidupan sehari-hari , keren juga.

http://midh_ef.blogs.friendster.com/pencerahan/ –> Lumayan saya nantikan update-annya , seperti namanya pencerahan ,isinya singkat dan memberi pencerahan , blognya mas dimas kakak angkatan saya di smun3 di SKI juga oh ya di Mts juga.

Yhouga.blogs.friendster.com–>blognya adik kelas saya di ski smun3.Tulisannya lumayan pedassss.Singkat.Jelas.Gak berbeelit-belit.Ideologis

Tonitegarsahidi.blogs.friendster.com –>Blognya teman seangkatan saya di ilkomp -UB .Tulisannya  juga nangkring di inbox , buletinnya anak forkalam . Gaya tulisannya keren dan enak dibaca.

http://dta-lupita.blogs.friendster.com/ordinary_diary/–> blognya dita , anak IT-VEDC , sahabat curhat saya yang paling setia..he..he…dit , jangan bocorin rahasia yach..nih saya promosiin blognya . Kata anaknya sih isi blognya gak jelas.Tapi menurut saya BAGOES

http://wizard_antology.blogs.friendster.com/my_blog/ –> namanya unik banget yach…nih blognya prezz anak fk-UNSRI yang sekarang AFS ke Belgium ,doi nulis di blognya seputar kehidupannya Di belgia

Posted in Uncategorized | 2 Comments »

==SAID BIN AMIR , Sang Mutiara yang Terpendam==

Posted by lidyacahayakelahiran on July 18, 2006

Entah kenapa dari dulu ==dan sampai sekarang== saya sangat suka dengan nama Za’id dan Sa’id .
Saat gemar-gemarnya membaca siroh sahabat , mulailah saya berkenalan dengan insan-insan utama ,
sosok-sosok luar biasa Zaid bin Haritsah , Zaid bin Tsabit dan Said bin Amir .

==Tentu kita sering mendengar nama Zaid bin haritsah . Meski sebatas bahwa beliau adalah khadam
< pembantu > Rasululloh  . Ternyata sebelum dikenal dengan nama Zaid bin Haritsah . Orang Mekkah
lebih mengenalnya sebagai Zaid bin Muhammad .
Zaid , sang pecinta Rasululloh memiliki sejarah hidup yang hebat dan besar . Bagaimana melewati
masa kecilnya ditawan oleh para perampok dan terpisah dari kedua orang tuanya . Diperjualbelikan
sebagai budak . Sampai ke tangan Khadijah , RA . Dan oleh Khadijah dijadikan khadam Rasululloh .
Dan oleh Rasululloh dimerdekakan , diasuh dan dididik oleh jiwa mulia seperti anak Beliau sendiri.
Rasululloh pun sangat mencintainya . Begitu pun Zaid begitu amat mencintai Rasululloh Muhammad sampai
di saat harus memilih antara ayah kandungnya ==yang terpisah belasan tahun== dengan Rasululloh .
Maka Zaid memilih bersama Rasululloh .
Zaid yang memiliki kejujuran yang luar biasa , kebesaran jiwa , kelembutan dan kesucian hati serta
lisan dan tangannya begitu terpelihara menjadi kesayangan Nabi SAW . Dengarlah bagaimana Aisyah
RA berkata perihal "Zaid kesayangan" : " Setiap Rasululloh mengirimkan suatu pasukan yang disertai Zaid
, pastilah ia yang selalu diangkat Nabi sebagai pemimpinnya . Seandainya ia masih hidup sesudah
Rasul , tentulah Zaid akan dipilih sebagai khalifah " . Dan saat menjemput ajal
kesayangan Nabi ini dijemput bidadari karena menyongsong ajal dengan kesyahidannya di perang .

==Sosok kedua , Zaid bin Tsabit . Tentu nama yang satu ini sudah akrab di telinga kita .Meskipun bagaimana
kiprah beliau , kurang nyaring terdengar . Bila kita sekarang bisa menulusuri ayat-ayat Alquran
tanpa harus kerepotan mengumpulkannya . Bisa memahami baris demi baris samapai ke hati .
Dan sekarang Alquran itu berada di tangan kanan anda . Ketahuilah , bahwa di antara orang-orang
yang telah berjasa besar pada anda adalah manusia utama yang bernama Zaid bin Tsabit , sang
penghimpun Al-Qur’an.
Seseorang yang telah masuk ke dalam Islam di usia belia , 11 tahun . Seseorang yang begitu berhasrat
ikut berniaga dengan Alloh dengan Jihad di Jalan Alloh .Meski ditolak berkali-kali oleh Rasul
karena usianya yang terlalu belia . Kepribadian Islamnya berkembang begitu cepat dan menakjubkan.
Ia bukan hanya pejuang tapi ilmuwan dengan berbagai talentanya. Ia tak henti-hentinya menghafal
Alquran, menulis wahyu , dan meningkatkan kemampuannya bahkan dalam menguasai berbagai bahasa.
Itulah sosok Zaid bin Tsabit . Yang akrab di telinga . Dan semoga akrab di hati dan amal-amal kita.

==Tapi lihatlah sosok yang ketiga , Said bin Amir. Hampir kita tidak pernah mendengar namanya.
Seperti dikatakan di siroh sahabat ,sewaktu pandangan kita tertumbuk pada Said dalam kumpulan
orang banyak , tidak suatupun keistimewaan yang memikat dan mengundang perhatian kita . Mata kita
akan melihat salah seorang di antara anggota pejuang dengan tubuh berdebu dan berambut kusut masai
yang baik pakaian maupun bentuk lahirnya tak sedikitpun bedanya dengan yang lain .
Seandainya yang menjadi ukuran itu pakaian dan rupa lahir maka takkan kita jumpai petunjuk yang akan
menyatakan siapa sebenarnya ia .
Kebesaran tokoh ini lebih mendalam dan berurat akar daripada tersembul di permukaan lahir yang kemilau
Ia jauh tersembunyi di balik kesederhanaan dan kebersahajaan . Ya, dialah sang mutiara yang
terpendam di perut lokan .
Ia adalah salah seorang sahabat Rasul yang utama,walaupun namanya tidak seharum nama mereka yang
telah terkenal . Ia adalah salah seorang yang taqwa dan tak hendak menonjolkan diri ! Ia tak
pernah absen dalam semua perjuangan dan Jihad yang dihadapi Rasululloh SAW.
Said menganut Islam tidak lama sebelum pembebasan Khaibar . Dan semenjak itu ia memeluk Islam
dan taat pada Rasul. Maka ketaatan dan kepatuhan , zuhud dan keshalihan . Keluhurannya
yang mendorong menjemput Hidayah Alloh .

Said, seseorang yang amat sederhana. Saat menjadi walikota Homs ,salah satu daerah kekhilafahan
Umar bin Khattab . Said mensedekahkan seluruh gajinya.Saat istrinya meminta agar hak dari baitul
mal itu digunakan untuk kebutuhan rumahtangganya dan menyimpan sisanya.Maka dengarlah
apa yang dikatakan Said , sang pemilik kebesaran dibalik kesederhanaan : "Saya mempunyai kawan-
kawan yang telah lebih dulu menemui Alloh ….dan saya tak ingin menyimpang dari jalan mereka,
walau ditebus dengan dunia dan segala isinya …!
"Bukankah kamu tahu bahwa di dalam Surga itu banyak terdapat gadis-gadis cantik yang bermata
jeli , hingga andainya seorang saja di antara mereka menampakkan wajahnya di muka bumi , maka
akan terang benderanglah seluruhnya, dan tentunya cahayanya akan mengalahkan sinar matahari
dan bulan …
maka mengorbankan dirimu demi untuk mendapatkan mereka , tentu lebih wajar dan lebih utama
daripada mengorbankan mereka demi karenamu"

Pada tahun 20 Hijriyah dengan lembaran yang paling bersih , dengan hati yang paling suci dan
dengan kehidupan yang paling cemerlang . Sa’id bin Amir pun menemui Alloh…
Sungguh , rindunya telah tiada terkira untuk dapat menjumpai Rasul yang menjadi gurunya serta
teman sejawatnya yang sholih dan suci …!
Maka sekarang ia akan menemui Rasululloh dengan beban ringan karena tak ada di belakangnya
beban dunia yang memberati punggung .
Tak ada yang dibawanya kecuali kezuhudan , keshalihan serta kebenaran budi baiknya.
Keistimewaan tersebut digunakan " sang mutiara yang terpendam" untuk menggoncang dunia
dan dijadikan pegangan yang kokoh sehingga tak tergoyahkan oleh tipudaya dunia.

teruntuk said dan saidah masa depan
kebahagiaan sejati adalah saat kita memberi manfaat kepada orang lain dengan IKHLAS!
nur-maulidiyah.blogspot.com

Posted in Oase Da'wah | 4 Comments »

Aneh …

Posted by lidyacahayakelahiran on July 18, 2006

Aneh..

Aneh melihat orang pacaran
kenapa ‘berbuka’ sebelum waktunya

Aneh
karena toh jodoh sudah ditentukan
kenapa pilih jalan yang salah
untuk meraihnya

Tapi yang lebih aneh
kulihat para ‘aktifis’
yang katanya anti pacaran
yang selama ini dijadikan panutan
dan contoh untuk ikhwah lain
dan adik-adiknya

terus-terus mencuri pandang
padahal
menundukkan pandangan
jauh lebih suci dan menenangkan

sembunyi-sembunyi sms ini itu
padahal isinya tak perlu

kadang juga terang-terangan
email si dia
bilangnya sih ada yang penting
padahal terselip niat agar bisa mendekat

merekayasa kebaikan bagi si dia
titip ini titip itu

begitu antusias begitu menyangkut dia
tapi begitu berat
saat amanah dakwah menanti

lupakah antum
masih banyak amanah da’wah yang
harus dipikul
lupakah antum dengan penderitaan
saudara-saudara kita
kenapa pikiran hanya seputar dia

tidakkah bisa antum bersabar
menunggu saat berbuka kelak
dari ‘haraman fahisyan ke halalan thoyiban’

bukankah masih banyak obyek da’wah
yang menanti
mengapa menghabiskan waktu
untuk si dia
yang belum tentu tulang rusuk antum , ikhwah

bukankah da’wah harus berjalan di jalan
yang lurus
bukankah harus di atas
embun-embun keikhlasan
Di tetes-tetes ketawakalan
dan di atas kesucian hati

Bukankah da’wah ditopang
oleh pengembannya yang lurus
dengan sucinya hati

=================================

Posted in Menuju Setengah Din | 1 Comment »

==CINTA ITU==

Posted by lidyacahayakelahiran on July 11, 2006

cinta itu…
banyak orang bilang bahwa cinta itu butuh pengorbanan
bahwa cinta itu butuh pembuktian
cinta itu rasa yang paling unik dalam diri manusia
tidak ada yang tahu kapan cinta itu datang
dan kapan cinta itu pergi
bahkan terkadang kita tidak pernah tahu
apakah ini yang dinamakan cinta
sampai kita tersadar saat disebut nama dia
dada kita terasa berdesir tak karuan
kita begitu tertarik setiap ada yang menceritakannya
begitu bersemangat menceritakan kebaikan2nya
ada rasa cemburu bergejolak saat ada orang lain mencintainya
bahkan patah hati kala cinta bertepuk sebelah tangan

cinta yang seperti ini kurasa saat aku menginjakkan kakiku di SMU
sebetulnya rasa seperti itu sudah ada saat ku masih bau kencur
tapi belum mendalam seperti saat seragam abu2 melekat ditubuhku
ya …
cinta memang begitu indah
tapi kata seorang teman
kadang cinta itu mengecewakan

tapi aku harus bersyukur
sampai kini tak dikecewakan
bukan karena aku kege-eran
tapi begitulah kenyataannya
dan betul rasa cinta itu butuh pengorbanan

cinta itu memang benar abstrak
bahkan rasa itu semakin kuat
meski tak bersua
meski tak berjumpa

aku katakan pada temanku
saat hidayah itu datang
saat aku berkumpul dengan orang2 sholeh dan sholehah itu
cinta itu makin kuat
ingin rasanya menangis karena rindu yang begitu hebat
kukatakan lagi pada temanku itu
bahwa cinta yang ini beda
cinta ini tak pernah mengecewakan

ingin semakin kubesarkan rasa cinta ini
sebesar rasa cinta Ali sampai rela menggantikan menjemput kematian
sebesar rasa cinta Abu Bakar , rela digigit demi yang dicintai tenang
sebesar rasa cinta Mush’ab bin Umair , yang rela memasang badan
agar yang dicintai tak terluka pada perang uhud

saat mush’ab memegang arroya sebagai pemimpin perang
saat alliwa menunggu arroya pulang dengan  kemenangan
mushab yang baik , begitu ia dijuluki
rela kedua tangannya terpotong

cinta itu cinta pada engkau ya Rasul Alloh
Kekasih Alloh
teladan tiada tara , pribadi yang luar biasa
guru terbaik sepanjang masa
Muhammad SAW .

Di … saat hawa maulid nabi terus terasa,1426h

Posted in Inspirasi | 4 Comments »

==Orang Spesial dengan Misi Spesial==

Posted by lidyacahayakelahiran on July 11, 2006

Tak diragukan lagi , begitu besar pengorbanan para Sahabat untuk Islam .
Karena disadari atau tidak tujuan manusia ada di dunia adalah untuk mengabdi ke Sang pencipta , Alloh SWT.
Siapapun anda , bagaimanapun keadaan anda sekarang . Pastilah tahu dan ingin di akhirat kelak
termasuk orang yang diridhoi Alloh dan masuk ke dalam surgaNya.
Tapi kemudian langkah apa yang ditempuh untuk mendapatkan itu . Mungkin tidak semua sadar .

Termasuk saya pribadi adalah salah satu dari orang-orang yang masih berusaha untuk sadar . Paling tidak bangun apabila jatuh dalam kemaksiatan .
Setiap orang pastilah menginginkan kebaikan pada dirinya . Namun terkadang orang suka untuk menunda-nunda amalan yang baik . " nantilah kalo sudah tua " , " tahun depan saja klo sudah berusia kepala 2" , " Bulan depan saya akan menjadi yang terbaik" , " besok sajalah kulakukan itu" . Dan masih banyak kalimat-kalimat penundaan lain .
Padahal siapa yang tahu umur manusia . Betul , jika penyesalan yang kan didapat . Karena kita
terlalu percaya diri bahwa usia kita makin lama .
Padahal umur manusia itu seperti lingkaran yang akan kembali ke titik asal . Titik asal itu adalah
Sang pencipta .Dan akan kembali kepadaNya sebagaimana permulaan .

Uniknya , tidak ada yang tahu seberapa panjang atau pendek lingkaran itu . Seperti yang dikatakan
salah satu hadist bahwa tiada berguna "harta ini untuk si fulan dan si fulan , sedangkan nywanya sudah
sampai tenggorokan " . Tidak ada lagi kesempatan untuk sholat dengan khusyu’ dan mempersembahkan sholat
terbaik kita . Tidak ada lagi waktu untuk membaca lembaran demi lembaran Ayat suci Alquran yang di
setiap hurufnya terdapat satu kebajikan . Tidak ada lagi kesempatan mengerahkan segenap kemampuan untuk
melakukan aktifitas mulia yang bernama da’wah . Tak ada lagi waktu untuk janji-janji bakti kita kepada
orang tua kita . Dan di saat itu , di saat akan tercabutnya nyawa dari tubuh . Kita akan menjadi orang-orang
yang ingin diberi kesempatan satu kali lagi untuk bisa bertaubat dengan sebenar-benarnya taubat.
Bukan taubat yang hanya sesaat .
Karena sadar dan mengimani akhirat dengan penuh , dan surga seakan-akan ada di depan mereka . Para
Sahabat Rasul , orang-orang yang spesial itu begitu luar biasa pengorbanannya untuk dakwah Islam.
Bagaimana setiap hari Umar mengoreksi dirinya sebelum dihisab di yaumil Akhir .
Bagaimana Zaid bin Haritsah begitu mencintai Alloh dan RasulNya dibanding dunia dan isinya.
Bagaimana Saad bin Abi waqqash , Sang singa yang menyembunyikan kukunya menikmati saat - saat berjihad dengan harta dan jiwanya dengan segenap keikhlasan dan ketawadhu’an
Bagaimana Abdulloh Bin Umar begitu mengikuti perkataan dan perbuatan Rasululloh.
Karena kesadaran sebagai makhluq inilah , para sahabat senantiasa bertanya " apa yang bisa saya
berikan untuk da’wah , sesuatu yang terbaik dan berbeda hari ini ?"
Yang mereka tanyakan bukanlah sekedar sesuatu , tapi sesuatu yang terbaik.Sesuatu yang spesial.

Tak heran kalau kemudian orang-orang spesial ini menjadi orang-orang yang tidak pernah’mati’.
Orang-orang yang senantiasa memberikan inspirasi bagi siapa saja yang membaca kisah hidup mereka.
Meskipun beliau-beliau bukanlah orang-orang yang bertendensi pada penghargaan makhluq dan penilaian
manusia.
Tapi bagaimanapun manusia yang hidup akal dan hatinya  akan mencintai mereka.
‘cintailah yang dilangit , maka yang dibumi akan melayanimu ‘
‘layani Rob-Mu , maka bumi dan seisinya akan melayanimu ‘

Dan dengan perantaraan lisan-lisan dan tangan - tangan mereka , banyak orang yang mendapat hidayah.
Bahkan sampai sekarang cahaya hidayah itu bisa sampai ke kita. Tentunya itu semua karena Nashrulloh
pertolongan Alloh yang diberikan kepada orang-orang spesial tersebut

Mereka , orang-orang spesial itu dibina oleh seorang yang super spesial .
Seseorang yang ma’sum , terbebas dari dosa . Dan di setiap malamnya tetap beribadah sampai kakinya
bengkak .
Ya, dialah Rasululloh , Tauladan tiada tara .

Saya amat tertampar , saat mendengar hadist Rasul yang dibacakan salah satu adik saat syuro KiaSs
bahwa Beliau berdoa di setiap sholat agar dijauhkan dari kesalahan dan kemaksiatan sebagaimana Alloh
menjauhkan timur dan Barat. Subhanalloh  ….

Misi spesial yang diemban para sahabat , untuk berda’wah .
Mendirikan Khilafah yang pertama .

Dan nantinya akan berdiri khilafah kedua sebagaimana janji Alloh dalam hadist riwayat Ahmad .
Dan orang-orang yang akan mendirikannya dengan pertolongan Alloh , adalah orang-orang yang
memilki karakteristik sebagaimana orang-orang yang mendirikan kekhilafahan pertama . Yakni orang-orang spesial
dengan misi spesial.

Semoga kita termasuk di dalamnya.

Ikhlas , tawadhu’<rendah hati> dan Sepenuh Tawakkal

Posted in Inspirasi | 1 Comment »

Teka-Teki Jodoh

Posted by lidyacahayakelahiran on May 15, 2006

Memang bisa dibilang jodoh itu teka-teki
tapi bukan seperti teka-teki silang

yang ini jelas lebih rumit
dan lebih misterius

rumit karena kita tidak bisa diuraikan
tidak bisa dirumuskan

lebih misterius
karena siapa yang tahu si a jodohnya si b
atau si c jodohnya si d dan seterusnya < terusin sendiri ya ampe z>

jodoh hanya bisa diterima
kita bisa berdoa untuk jodoh kita
dan hanya bisa berbuat baik agar mendapat jodoh yang baik pula

tapi siapa bisa menebak
apalagi mematok
oh..jodoh kita si a atau si b < terusin lagi yach ampe z>
yang mungkin hanya karena indikator2 tertentu
misalnya wajahnya mirip…
atau banyak kesamaan …
atau karena kita betul-betul ngebet sama dia

jangankan pacar..

juga tunangan < sebetulnya kata ini kurang tepat karena dalam
Islam yang ada bukan seperti tunangan yg ada sekarang , tapi
khitbah , tapi disebutnya gimana , masa’ khitbaers
hi..hi..>
orang yang akan menikah saja bisa batal kok ,
karena belum jodoh .
apalagi ,maaf, gebetan atau incaran
< yang belum tentu , bisa
jadi sih sama2 mau . Kita mau sama dia , dia mau muntah sama kita,hi..hi..
enggak kok, just kidding>

salah seorang sepupu saya pernah mengalami itu < sudah hari -H
Ternyata belum jodoh>
wah bisa dibayangkan betapa malunya keluarga.
Tapi memang Alloh berkehendak lain
kakak sepupu saya itu akhirnya ditemukan dengan jodohnya

yang insya4JJ I memang itu yang terbaik .
So…
bagi yang akhwat

nih
banyak-banyak saja berdoa semoga orang yang menjadi soulmate kita nantinya
orang yang berkepribadian
punya mobil pribadi , rumah pribadi < walah,,,klo yang ini kaya’nya sudah
kerasukan jin materialisme bin kapitalisme>

maksudnya ya berkepribadian Islam , orang yang faqih dalam agama, bisa jadi pemimpin
keluarga yang samawwi

.
Minimal kaya’ mush’ab bin Umair < wah kalo ini mah namanya borongan>

atau mungkin minta suami yang berwibawa
wi…bawa mobil, wi..bawa laptop, wi..bawa rumah < kaya’nya gak kuat deh>
wah …klo yang ini kaya’nya kerasukan lagi nih.

selain itu boleh juga mengikuti jejak bunda khodijah ra.
untuk menawarkan duluan.
Dan itu juga bukan sesuatu yang memalukan
wanita mulia seperti khadijah RA pun pernah.

Bagi yang ikhwan < cowo’>
kaya’nya bisa langsung take action nih klo sudah siap
take action untuk mengkhitbah …

klo belum siap , jangan coba-coba untuk menyatakan cinta karena bisa mengotori hati dan
mengikis keimanan kedua belah pihak .
Karena ternyata
gak jarang orang yang sudah faham masih melakukan
yang satu ini.
Dan saat mengkhitbah harus siap mental nih
kan pilihannya dalam mengkhitbah itu cuma menang dan menang.

Menang diterima, atau menang-gung malu klo ditolak

Dan memilihnya pun bukan hanya lantaran fisik.
Karena cinta itu beda dengan nafsu , bro.

Pernah salah seorang ikhwan sedang mencari jodoh
lewat seorang teman yang punya kakak lelaki

ditulislah sederet kriteria dari akhwat yang dicari
masya4JJ I no.1-10 full fisik
1. cantik, manis
2. putih atau sawo < tapi bukan sawo hitam>
3. langsing
4. tinggi badan seimbang
5. …dll ampe no.10

wah…. ini maunya  gimana

kaya’ iklan mencari model saja

tapi saya yakin masih banyak ikhwan , yang pertama dijadikan pertimbangan adalah
ketaqwaan .

begitu juga para akhwat.

karena ketaatan kita pada Alloh SWT , sebagaimana juga yang disabdakan oleh Rasul.

So..selamat menemukan jodoh
< tapi jangan coba-coba , buat jodoh kok coba-coba>,istikharoh dulu..

Posted in Uncategorized | 2 Comments »

untuk kamu , yang masih menunngu pujian

Posted by lidyacahayakelahiran on December 11, 2005

Terlalu lelah ……..

Jika setiap langkah ditujukan untuk mencuri perhatian maNusia

Terlalu lelah………

Jika setiap berbuat menanti pujian makhluq

Terlalu capek……..
Jika kita selalu tergantung pada penilaian orang lain
Karena manusia…..

Selalu merasa kurang dan terus kurang

Tujukan setiap hembusan nafas
Hanya untuk Alloh

Yang Maha Melihat
Yang Maha Tahu
Baik-buruknya kita

Kembalilah kita padaNya

Yang tidak akan pernah mengecewakan

Posted in Uncategorized | 1 Comment »