==CAHAYA KELAHIRAN==

gIVE iNSpIraTion….

Life Beautiful

Posted by lidyacahayakelahiran on December 13, 2006

Kemaren Jum’at tanggal 1 Desember, sepulang dari smp 16 , biasanya bareng anak2 KiaSs syuro di masjid Al-Hikmah UM . Tapi kemaren tak seperti biasanya , karena ada saudara di Sidoarjo yang mau berangkat haji. Walhasil saya dan keluarga pergi ke sana . Karena meskipun memberi tak selalu menerima dan menerima tak selalu memberi <gak bingung khan?> . Waktu ibu dan bapak mau pergi haji 2 tahun yang lalu saudara-saudara juga menyempatkan untuk mengunjungi sekedar memberi doa < atau juga minta didoakan > . Tapi saya gak akan bercerita tentang perjalanan haji yang excited. Mungkin di lain kesempatan .

Yang unik dalam perjalanan keluarga , dimana sebetulnya saya sih gak suka perjalanan jauh.Tapi dalam perjalanan itu saya bisa sharing banyak dengan ortu.Apalagi mobilnya kena macet 2 jam di Tol porong , lapindo effect . Sharing dengan suasana yang BEDA. Hal yang gak didapat di hari-hari biasa . Kesibukan kadang memakan semua .sharing tentang banyak hal, tentang silsilah keluarga , tentang masalah-masalah yang ada dalam keluarga besar . Mengingat kenangan beberapa puluh tahun yang lalu. Karakter-karakter saudara-saudara . Sampai ke ide-ide penegakan syariat . Bapak saya ngomong pas ada dirumah saudara sambil menikmati panasnya pagi < yah..gimana ya , di sidoarjo jam 7 pagi panas banget,lagi-lagi Lapindo effect he..he.. kemarennya di Surabaya , jam 11 malam minum es teler > "Sebenernya memang bener khilafah akan berdiri bla…bla…. "ini yang bilang bapak saya dan beliau juga setuju dengan upaya penegakan khilafah.

Bapak saya itu NU tulen bahkan termasuk pengurusnya . Ibu saya juga begitu. Tapi beliau sangat tidak setuju dengan perpecahan umat Islam yang saling menyalahkan dan menjatuhkan satu sama lain.Bahkan pernah dalam satu kesempatan , perkumpulan NU yang muslimah , dalam suatu diskusi .Ada satu kelompok yang begitu memojokkan HT <Harakah yang sekarang menjadi kendaraan pilihan saya untuk da’wah jama’i> karena dianggap ‘merampas’ kader-kader NU . Lha, disitulah ibu saya ngasih penjelasan bla..bla..tentang HT dan tentang ukhuwah Islamiyah . Makanya saya itu paling gak respect klo da aktifis yang saling nyalahin harakah lain.Menjegal aktifis gerakan lain. Menjatuhkan , menfitnah , menyingkirkan dengan ‘halus’<maksude ditaruh di posisi gak penting > .

Trus hikmahnya juga , saya tuh paling suka waktu ke sidoarjo karena ada 1 keluarga yang buat saya sangat mengagumkan . Cobaan yang menghantam di keluarga ini betul-betul luar biasa . Pasca meninggalnya sang kepala keluarga .Hanya selang beberapa bulan –kurang lebih insyaAlloh–sepupu saya cewek , yang merupakan anak ke3 dari keluarga itu , yang seusia dengan saya meninggal dunia dengan mengejutkan. Hanya beberapa hari sakit.Sebelumnya sehat-sehat saja .Gak nunjukin gejala apapun. Tapi , ya Alloh.klo lihat wajah ibunya tegar banget<pasca ditinggal suami dan anaknya berturut-turut>.Wajah 4 bersaudara itu juga < jadi ceritanya nih keluarga 5 bersaudara , yang meninggal no.3> asli tegar sekali. Jadilah yang menjadi kepala keluarga anak no.1 <dia co>. Dengan ekonomi keluarga yang pas-pasan tentu harus banting tulang . Yang unik terletak di anak no.2 < yang ini juga co> —usianya sekitar 3-4 tahun di atas saya — kerja kerasnya luar biasa . Baktinya ke ortu sangat . Dan kreatif banged . Anak seumuran dia , di sekitar kita bisanya minta uang ke ortu dan have fun gak jelas . Tapi dia sudah bisa jadi tulang punggung keluarga dengan bekerja dengan ‘cerdas’ . Jadi ceritanya yang lebih bisa digantungin jadi kepala keluarga ya anak no.2 ini .

Dan satu lagi dari perjalanan itu , bersyukur baget deh tinggal di Malang . Udaranya tuh bener pas. Meski mulai panas juga. Yang pasti klo mandi masih kerasa mandi. Beda banget ma di surabaya jam 12 malam orang-orang di jalan , maaf, pada gak pake baju .

Oh ya yang terakhir , besok sabtunya ketemu sama anak-anak kiaSs-gals di acara rutin bulanan REMIND < refresh your mind> rasanya kangen banget ma mereka .He..he.. padahal cuma satu hari gak ketemu.Seneng banged…dan lucunya ada akhwat yang tanya …lho katanya dari sidoarjo , ada saudara yang meninggal ya ? …waduh mbak…gak meninggal koq, ada yang berangkat haji , klo meninggal terus habis saudara saya…

3 Responses to “Life Beautiful”

  1.   micko Says:

    klo boleh ngasih komentar nih, tapi jangan di ambil jeleknya.
    kalo melihat kasus hizb mengambil jama’ah NU itu benar,tapi buka hanya NU saja,muhammadiyah juga,dan harokah2 lainnya juga diambil.
    yang jadi permasalahannya adalah
    bagaimana menyatukannya.
    dalam menyatukan umat,ada 4 metode yamg digunakan,salah satunya adalah mengikuti dalil yang lebih pasti, lebih jelas dan benar.
    klo dalil yang digunakan lebih lemah,maka wajib hukumnya untuk mengikuti dalil yang ,ebih kuat.
    misalnya dalam kita sholat,ada dalil yang lebih shohih maka kita wajib mengikutinya dan meninggalkan cara kita sholat sebelumnya.
    orang akan berpegang kepada sesuatu yang lebih kuat dan itu sudah sunatullah.
    setiap pergerakan apapun itu mempunyai dalil tentunya tinggal dalil mana yang lebih tepat untuk bergerak.
    dalam menyatukan pergerakan itu memang dibutuhkan untuk saling berdiskusi membahas mengapa terjadi perbedaan,klo yang dicari adalah persamaan maka justru akan memecahkan umat.misalkan dalam partai islam,semulanya mempunyai tujuan sama,tetapi dalam perjalanannya mengalami perbedaan pandangan,lantas atas nama ukhwah partai tersebut pecah menjadi partai islam 1 dan 2.dalam partai islam 1 juga demikian terdapat perbedaan,lantas kasusunya sama dengan partai islam semula.
    jadi tergantung kita melihat perbedaan yang ada,kalau saja semua mau duduk bersama,berpikiran jernih melihat situasi dan kondisi maka insyaAllah semuanya bisa terselesaikan.
    miko sendiri lebih suka melihat dari sisi kebalikannya.
    misalkan pada kasus palestina,kok yang dibakar itu malah bendera AS ato israel???
    Yang mestinya harus dibakar itu adalah bendera palestina,bukan malah di kibarkan.mengapa???
    karena urusan palestina bukan urusan bangsa palestina,bukan urusan bangsa indonesia ato bangsa malaysia tetapi urusan seluruh umat muslim yang ada di dunia.
    jika mengatasnamakan nasionalisme,maka selama itu umat tidak akan dapat bersatu.dengan adanya nasionalisme kebangsaan maka umat akan terpecah menjadi lebih dari 56 negara muslim.jadi hal pertama yang harus di pecahkan adalah buang jauh-jauh nasionalisme kebangsaan dan dalam islam sendiri tidak ada sifat nasionalisme kebangsaan.
    karena hubungan yang paling kuat adalah hubungan agama yang mengalahkan hubungan tali persaudaraan sekalipun.
    demikian mungkin komentar dari micko.
    maap klo ada kata yang kurang pas,mohon diganti dengan yang lebih pas.

  2.   ' ' ' 'Nur Says:

    yup…

    setuju koq!

    ukhuwah islamiyah the solution

  3.   -Anadhar- Says:

    Fenomena fanatisme kelompok dan saling menyalahkan kelompok lain itu sudah biasa ukht, tapi orang yang bersikap seperti itu hanya beberapa gelintir aja. Dan orang seperti itu ada di tiap harakah perjuangan, baik NU, Muhammadiyah, HT, Persis, Ikhwanul Muslimin, dll. Percayalah dan yakinlah umat ini sedang menuju proses persatuan, persatuan yang dilandasi oleh rasa saling memahami perbedaan, sepanjang masih dalam koridor Qur’an dan Sunnah Rasul. Ketika titik persatuan telah ketemu, singa keadilan ini pasti bangkit melawan ketidakadilan. Saat itulah khilafah akan berdiri. InsyaAllah

Leave a Reply



XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>